Breaking News

Aksi Tuntut Bubarkan FPI Sepi Peminat

Wartaonline.net,-- Aksi pendukung Ahok menggalang dukungan untuk menolak FPI saat pelaksanaan CFD Jakarta Minggu (8/1) tidak dipedulikan warga. Meski dilakukan saat Car Free Day, aksi ini justru tidak dipedulikan warga yang lebih memilih berolah raga daripada ikut terpengaruh dan membubuhkan tanda tangannya.

Emy yang mengaku sebagai Humas aksi, secara malu-malu membenarkan tidak diminatinya aksi mereka. Dia berkilah secara list banyak yang akan ikut, cuma terjebak macet.

“Secara list aksi ini banyak yang ikut, cuma mungkin mereka terjebak macet,” jelas Emy sekenanya.

Aksi yang dimulai dari jalan santai, penyebaran brosur dan penandatangananan petisi diatas spanduk sepanjang 1×4 meter tersebut justeru lebih diramaikan oleh aparat keaamanan dari Polda Metro Jaya yang mengerahkan 40  personil ke lokasi.


Meski menggalang petisi menolak FPI, dan mengatasnamakan diri dari Solidaritas Merah Putih, Aksi Barisan Relawan Basuki Djarot dan Dukung Ahok Club, aksi tersebut hanya diikuti oleh belasan orang saja. Hal ini terlihat meski pelaksanaan Car Free Day berlangsung ramai, namun mereka tidak mempedulikan aksi tersebut.

Alih-alih mendukung aksi ahoker tersebut, warga yang rutin hadir dalam pelaksaan CRD justeru merasa terganggu dan menyayangkan aksi para pendukung Ahok itu. Salah satunya dikatakan Hendri, yang hadir dalam pelaksaan Car Free Day Minggu (8/1) menyayangkan aksi penolakan terhadap FPI dilakukan oleh relawan Ahok – Djarot. Menurutnya, selama ini, anggapan orang terhadap FPI yang radikal dan berprilaku intoleran justru dipatahkan oleh pelaksanaan Aksi Bela Islam yang dipimpin oleh Habib Rizieg Sihab.

“Saat bencana juga yang saya lihat di Socmed, justru FPI yang turun duluan memberikan bantuan, yang lain kemana,”? tukasnya.

Begitupun Dian, salah seorang peserta car free day, Mahasiswi asal Tanjung Barat itu menyayangkan aksi berolah raga di hari Minggu bagi warga Jakarta dipakai untuk isu isu politik. “Rasanya tidak pas, kalao pada saat Car Free Day gini, ada aksi tolak ini tolak itu,” ujarnya.***