Harga minyak melonjak usai serangan terhadap fasilitas Saudi

0

Berita Ekonomi – Ini akan membuat minyak mentah Brent menguji tanda 70 dolar AS per barel dalam jangka pendekSeoul (ANTARA) – Harga minyak melonjak diperdagangan Asia pada Senin pagi, mencapai level tertinggi sejak Mei pada pembukaan, di tengah kekhawatiran gangguan pasokan menyusul serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi pada Sabtu (14/9/2019) yang memotong lebih dari lima persen pasokan minyak global.

Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent terangkat 7,06 dolar AS per barel atau 11,7 persen dari penutupan New York pada Jumat (13/9/2019) menjadi diperdagangkan di 67,28 dolar AS per barel pada pukul 01.08 GMT (08.08 WIB), setelah melonjak lebih dari 19 persen ke tertinggi sesi 71,95 dolar AS per barel pada pembukaan.

Patokan AS, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) melompat 5,76 dolar AS per barel atau 10,5 persen menjadi diperdagangkan di 60,60 dolar AS per barel, setelah melonjak lebih dari 15 persen ke tertinggi sesi di 63,34 dolar AS per barel.

Harga berkurang dari puncaknya setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan ia menyetujui pelepasan minyak dari Cadangan Minyak Strategis AS (SPR) jika diperlukan dalam jumlah yang akan ditentukan karena serangan terhadap fasilitas Arab Saudi.

Raksasa minyak negara Saudi Aramco mengatakan serangan itu memangkas produksi sebesar 5,7 juta barel per hari, pada saat Aramco sedang mencoba untuk mempersiapkan diri untuk apa yang diharapkan menjadi penjualan saham terbesar di dunia.

Aramco tidak memberikan batas waktu untuk dimulainya kembali produksi. Sebuah sumber yang dekat dengan masalah ini mengatakan kepada Reuters bahwa kembali ke kapasitas minyak penuh bisa memakan waktu “minggu, bukan hari.”

Sumber : Harga minyak melonjak usai serangan terhadap fasilitas Saudi

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.