Inilah Pencapaian Pengembang Indonesia Dalam Penyediaan Rumah

2019 Targetkan 40.000 Unit Rumah

0
Jajaran Pengurus Pengembang Indonesia berpose bersama, saat pembukaan rakernas Pengembang Indonesia, di Hotel Hotel Grand Cempaka (29/01)

Berita Properti : Pengembang Indonesia merupakan asosiasi pengembang yang tersebar di Indonesia, berdiri sejak tahun 2017 hingga kini telah memiliki 18 Dewan Perwakilan Daerah dengan jumlah anggota mencapai 463 pengembang.

Rapat kerja nasional 2019 yang digelar selama 2 hari di Hotel Hotel Grand Cempaka (29/01), jajaran pengurus dan anggota Pengembang Indonesia melakukan evaluasi hasil kerja tentang kondisi tahun 2018 dan merencanakan tentang pencapaian target 2019.

, yang pelaksanaannya bertempat, di Hotel Grand Cempaka dan dihadiri oleh hampir seluruh DPD mewakili tiap-tiap propinsi, (29/1/2019).

Rakernas yang di hadiri seluruh anggota DPD dari seluruh provinsi, juga di hadiri para stakeholder seperti dirjen pembiayaan, dirjen penyediaan perumahan,  bina konstruksi  dan staf Wakil Presiden RI.

Ir. H. Barkah Hidayat, Ketua Umum Pengembang Indonesia,  menyampaikan tentang pencapaian Pengembang Indonesia pada tahun 2018,  “dari satu setengah tahun kita sudah menghasilkan 49.000 unit rumah dan tahun ini kita menargetkan 40.000 unit rumah” ungkapnya.

Barkah menambahkan, target terbanyak yang berhasil dicapai tahun 2018 berasal dari Sulawesi Selatan dengan 182 anggota. “jadi sepertiga dari anggota Pengembang Indonesia ada, di Sulawesi Selatan.

Dijelaskan pula, anggota Pengembang Indonesia telah bersepakat mencanangkan program “1 Hektar 1 Kecamatan ” dalam penyediaan perumahan siap huni, dan program ini sudah berjalan seperti disebagian Jawa Barat, Bangka Belitung dan Jogjakarta. “Tujuan dari program ini agar konsumen yang bekerja dalam satu kecamatan mendapat kemudahan akses untuk mencapai tempat kerja,”

Mengenai adanya rencana penetapan harga rumah subsidi, Barkah berharap ada kenaikan harga hingga 5 sampai 6 persen. Meski pemerintah sendiri kabarnya akan menetapkan kenaikan harga antara 4 persen hingga 7 persen, dilihat dari daerahnya dan disesuaikan dengan harga material yang berlaku di daerahnya.

Disisi lain, Pengembang Indonesia juga melakukan berbagai kegiatan CSR. Kegiatan CSR ini diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat. Sejumlah kegiatan CSR yang kini sudah dan sedang berjalan yakni perbaikan fasilitas umum, seperti  perbaikan mushola, pengelolaan air bersih dan perbaikan taman. “program ini kita kemas dengan nama Kampung Berkah,”ujarnya.

Selain itu ada juga program Realty show, yang akan di tayangkan di sejumlah televise swasta, diantaranya program Mimpi Baitullah dan Baiti Jannati. “kegiatan ini tentunya sangat bermanfaat sekali bagi masyarakat, disamping kita melakukan branding nama Pengembang Indoesia,” tuturnya. (Buy)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.