Kombinasikan Pembiayaan Fintech Syariah Sekaligus Market Perumahan. PI Gelar MOU Dengan ABPPTSI – AFSI – BITLAND

"Solusi Pembiayaan Alternatif. Pembebasan Lahan & Modal Kerja”

0
Melalui kerjasama ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan industri properti, khususnya bagi anggota PI

Properti : Assosiasi Pengembang Indonesia (PI) melaksanakan penandatangan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI), AFSI-Asosiasi Fintech Syariah Indonesia dan BITLAND. 

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan pada acara Workshop: “Solusi Pembiayaan Alternatif. Pembebasan Lahan & Modal Kerja” di Hotel Grand Cempaka Jakarta,(29 /4/2019). Ketua Umum Assosiasi Pengembang Indonesia, Ir. Barkah Hidayat mengatakan, “Misi kerjasama ini menggabungkan pembiayaan Fintech Syariah untuk pembebasan lahan dan modal kerja, sekaligus menyediakan market perumahan yang sangat bermanfaat bagi anggota PI. Sedangkan tujuan dari program ini meliputi 3 (tiga) hal, pertama masalah riset pengembangan teknologi perumahan, kedua masalah pemasaran perumahan untuk dosen dan staf, serta ketiga inkubator bisnis.” ungkapnya.

Dalam hal inkubator bisnis, lanjut Barkah, Pengembang Indonesia akan membantu pengenalan bisnis pengembang kepada para mahasiswa.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan PI, Adi Putra D Tahir “Dengan perjanjian kerjasama ini diharapkan akan mendorong pertumbuhan jiwa entrepreneur di kalangan mahasiswa. Jadi saya minta kerjasama ini dikembangkan bidang kewiraswastaanya,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai anggota DPR RI ini.

Untuk tahap awal pelaksanaan kerjasama ini akan dilakukan pada lima daerah diantara nya, Jakarta, Bandung, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan dan Sulawesi Selatan, daerah yang sudah dipersiapkan oleh tim kecil Pengembang Indonesia yaitu Jawa Barat dan Jakarta.

Sementara itu, Ketua Umum ABPPTSI, Thomas Suyatno mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan sesuatu yang monumental, terlebih dengan pengembang indonesia yang mempunyai visi dan misi yang sangat visioner. Secara umum, kerjasama ini berupa penyediaan perumahan untuk para dosen dan staf,”ujarnya.

Workshop yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, diantaranya Dirjen Sumber Daya Kementerian Ristek Dikti, Prof. DR Ghufron Mukti yang sekaligus Dewan Penasihat PI. Dari Kementerian PUPR, Direktur Rumah Umum & Komersil, Moch Yusuf Hariagung.

Selain itu hadir pula Ronald Wijaya, Ketua Umum Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), CEO BITLAND, Jume Analys, dan Ketua Umum Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) Thomas Suyatno berserta Pengurus DPP ABPPTSI.

Sementara dari pihak perbankan, hadir perwakilan Bank BNI Syariah yaitu Manajer Divisi Customer Irwan Gurning, BRI Syariah hadir Manajer Divisi Customer Nana H, dari BJB Syariah hadir Kepala Cabang Jakarta.

Dari Pengembang Indonesia, hadir Ketua Umum Ir. Barkah Hidayat, Sekjend Muhammad Hidayat, Dewan Penasihat dan Ketua Dewan Pertimbangan Pengembang Indonesia beserta segenap pengurus DPP PI, perwakilan DPD PI dari beberapa propinsi dan anggota PI.

Assosiasi Pengembang Indonesia berkomitmen mempermudah kepemilikan rumah bagi masyarakat. Untuk hal pembiayaan ini, PI menggandeng dan bersinergi dengan BNI Syariah, BRI Syariah dan BJB Syariah, ditambah dengan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI) selaku pembiayaan non bank.

“Jadi bila ada yang tidak bisa dilakukan melalui perbankan, maka bisa melalui AFSI” ujar Barkah. Sementara dalam program ini untuk pembiayaan pembebasan lahan, Pengembang Indonesia bekerjasama dengan Bitland.

“Jadi anggota Pengembang Indonesia dapat bekerjasama dengan pihak Bitland untuk membiayai pembebasan lahan di daerah yang akan dibangun perumahan,” tutupnya.(achdian)

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.