Pemegang Saham PT SMART Tbk Sahkan Laporan Tahunan Tahun 2018

Perseroan Setujui Pembagian dividen sebesar Rp 750,- per saham

0
Jajaran direksi dan komisaris PT SMART Tbk pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Hotel Le Grandeur pada Selasa, 18 Juni 2019. (Dari kiri ke kanan : Franciscus Costan, Budi Wijana, Prof. DR. Teddy Pawitra, Prof. DR. Susiyati B. Hirawan, Ir. Lukmono Sutarto, Jimmy Pramono dan DR.ING. Gianto Widjaja)

BISNIS – Pemegang saham PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk          (”SMART” atau ”Perseroan”) hari ini menyetujui dan mensahkan Laporan Tahunan Perseroan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Pada kesempatan yang sama juga memberikan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang mereka lakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018. Persetujuan tersebut dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (”RUPST”) Perseroan hari ini di Jakarta 18 Juni 2019. 

Dalam kesempatan tersebut, pemegang saham Perseroan telah menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 750,- per saham atau sebesar 22% dari saldo laba per 31 Desember 2018.

RUPST juga telah menyetujui pengunduran diri Drs. Endro Agung Partoyo sebagai Komisaris Independen Perseroan serta menyetujui pengangkatan Rahmat Waluyanto sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk melanjutkan sisa masa jabatan Bapak Drs. Endro Agung Partoyo yang digantikannya, berlaku efektif sejak ditutupnya RUPST.

Susunan Dewan Komisaris Perseroan yang baru sampai dengan berakhirnya RUPST Perseroan tahun 2020 yakni sebagai berikut, Komisaris Utama Franky OesmanWidjaja, Wakil Komisaris Utama Muktar Widjaja, Wakil Komisaris Utama Budi Wijana, Komisaris Independen Prof. DR. Teddy Pawitra, Komisaris Independen Prof. DR. Susiyati B. Hirawan, Komisaris Independen Rahmat Waluyanto, Komisaris Rafael Buhay Concepcion, Jr.

Wakil Direktur Utama sekaligus Corporate Secretary Perseroan, Jimmy Pramono, disela-sela RUPS mengungkapkan, para pemegang saham juga telah menyetujui pemberian kuasa dan wewenang kepada Direksi Perseroan dalam rangka mengalihkan kekayaan Perseroan atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan, yang merupakan lebih dari 50% jumlah kekayaan bersih Perseroan dalam 1 (satu) transaksi atau lebih, baik yang berkaitan satu sama lain maupun tidak. “Pengalihan atau menjadikan jaminan utang kekayaan Perseroan ini dilakukan dalam kaitannya dengan usaha perolehan fasilitas pinjaman atau pendanaan di masa yang akan datang,”ujarnya.

Untuk pengalihan kekayaan yang sifatnya memenuhi definisi yang terdapat dalam Peraturan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM-LK) No. IX.E.2 tentang Transaksi Material Dan Perubahan Kegiatan Usaha Utama atau Peraturan BAPEPAM-LK No. IX.E.1 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu, maka pelaksanaannya akan memenuhi Peraturan BAPEPAM-LK terkait.

KINERJA PERKEBUNAN KUARTAL PERTAMA 2019

Per 31 Maret 2019, luas area tertanam Perseroan adalah sebesar 137.600 hektar, terdiri dari 106.300 hektar area inti dan 31.300 hektar area plasma. Dari total area tertanam tersebut, 133.800 hektar merupakan area menghasilkan dan 3.800 hektar merupakan area belum menghasilkan.

“Selama kuartal pertama tahun 2019, Perseroan memanen 621 ribu ton tandan buah segar (TBS), lebih tinggi 20% dibandingkan panen kuartal pertama tahun 2018. Hal ini terutama didukung oleh kondisi cuaca yang baik,”jelasnya.

TBS tersebut diolah lebih lanjut di 16 pabrik kelapa sawit dengan jumlah kapasitas 4,2 juta ton per tahun. Perseroan memproduksi minyak sawit (“CPO”) dan inti sawit (“PK”) masing-masing sebesar 145 ribu ton dan 38 ribu ton pada kuartal yang sama, tumbuh masing-masing 21% dan 28% dibanding kuartal pertama tahun lalu. Tingkat ekstraksi minyak sawit adalah 21,5% sedangkan tingkat ekstraksi inti sawit mencapai 5,6%.

Meskipun dipengaruhi oleh penurunan harga pasar internasional CPO, Jimmy mengatakan, bahwa kinerja SMART pada kuartal I 2019 mengalami perningkatan, hal ini didukung oleh tumbuhnya kuantitas penjualan termasuk juga penjualan biodiesel.

Penjualan bersih naik 11% mencapai Rp 9,4 triliun. Laba usaha dan EBITDA juga meningkat menjadi masing-masing Rp 433 miliar dan Rp 795 miliar, sejalan dengan naiknya laba kotor. Hal ini menghasilkan peningkatan laba bersih menjadi sebesar Rp 480 miliar.

Posisi keuangan SMART per 31 Maret 2019 tetap kuat, dengan jumlah aset yang sedikit menurun menjadi Rp 28,4 triliun. Rasio pinjaman bersih terhadap ekuitas tetap berada level sehat yaitu sebesar 0,33 kali. Per 31 Maret 2019, nilai ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh menjadi Rp 12,7 triliun.

Untuk tahun 2019, Perseroan menganggarkan pengeluaran modal sebesar Rp 1,1 triliun, di mana sebagian besar akan digunakan untuk peremajaan tanaman tua dan peningkatan kemampuan pabrik hilir (refinery) untuk dapat menghasilkan produk dengan nilai tambah tinggi.

Dalam sekempatan itu juga, Jimmy Pramono menyampaikan, “Kami gembira melihat pencapaian SMART pada kuartal pertama tahun 2019 di tengah harga pasar CPO yang bergejolak. Model bisnis kami yang terintegrasi, khususnya operasi bisnis hilir telah membantu kinerja Perseroan secara keseluruhan. SMART akan terus memperkuat keunggulan kompetitifnya melalui inovasi yang mutakhir dan praktik yang berkelanjutan.”

Mengenai prospek industri, Jimmy Pramono menambahkan, ”Kami yakin bahwa minyak kelapa sawit akan tetap merupakan solusi yang logis dan efisien dalam memenuhi peningkatan permintaan minyak dan lemak pangan dunia di tengah ketersediaan lahan tanaman yang terbatas. Permintaan dari sektor energi baik domestik maupun global juga meningkat dengan kompetitifnya harga biodiesel dibanding minyak bumi. Kami berharap perkembangan yang lebih positif atas permintaan biodiesel akan terus berlanjut sejalan dengan realisasi mandat biodiesel Indonesia selama kuartal pertama 2019 yang memenuhi target.” (S. Rahmat)

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.