Pemkab Aceh Tamiang bertekad sukseskan swasembada pangan

0

Berita Ekonomi – Program pengembangan cadangan pangan diusung pemerintah miliki dua sisi relevansi, yakni memantapkan keberadaan cadangan pangan demi mewujudkan keterjaminan atas ketersediaan, dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Untuk itu perlu sinergitas antaKualasimpang, Aceh (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang bertekad menyukseskan program swasembada pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah pusat, melalui pengembangan lumbung pangan kelompok tani di setiap daerah.

“Salah satu kelompok tani setempat, kini telah memiliki lumbung berisi cadangan pangan 12 hingga 14 ton gabah,” ucap Kepala Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Aceh Tamiang, Safuan di Kualasimpang, Rabu.

Ia menjelaskan, kelompok tani yang dimaksud pihaknya, yakni Surya Jaya berasal Kampung (Desa) Wonosari, Kecamatan Tamiang Hulu, berhasil mengharumkan nama Kabupaten Aceh Tamiang di tingkat provinsi akibat meraih Juara 1 dalam Apresiasi Pelaku Usaha Pangan (Puspa) Aceh tahun 2019.

Kini berbagai pemangku kepentingan, seperti pihaknya, tim teknis, pendamping pangan, penyuluh pertanian, masyarakat tani, dan lainnya terus bekerja supaya Aceh Tamiang memiliki lumbung-lumbung pangan mandiri kelompok tani dengan membudidayakan padi sebagai komoditas utama.

“Program pengembangan cadangan pangan diusung pemerintah miliki dua sisi relevansi, yakni memantapkan keberadaan cadangan pangan demi mewujudkan keterjaminan atas ketersediaan, dan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Untuk itu perlu sinergitas antar anggota kelompok penerima manfaat, penyuluh pertanian, aparat ketahanan pangan antara di pusat dan daerah,” katanya.

Lalu mengembangkan peran masyarakat secara optimal agar terwujudnya cadangan pangan masyarakat yang mengarah kepada upaya kesejahteraan melalui pengembangan ekonomi produktif dengan pengelolaanya secara kelembagaan.

Ia menjelaskan, kelompok tani ini memiliki peran yang sangat vital dalam pengembangan lumbung pangan masyarakat, dan telah diatur Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Ketahanan Pangan.

Hal ini sesuai dalam keputusan Badan Ketahanan Pangan Nomor 55 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengembangan Lumbung Pangan Masyarakat.

“Pasal 33 ayat 2 Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan, bahwa pemerintah dan pemerintah daerah memfasilitasi pengembangan cadangan pangan masyarakat sesuai dengan kearifan lokal. Jadi program yang kami laksanakan ini, sesuai amanat undang-undang,” tegasnya.

“Jadi persoalan pangan tidak semata menjadi domain atau tanggung jawab pemerintah, tapi perlu melibatkan dan memberdayakan masyarakat setempat sebagai pelaku utama pembangunan,” ujar Safuan.

 

Sumber : Pemkab Aceh Tamiang bertekad sukseskan swasembada pangan

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.